Headlines  
3
2
1
Kumandangkan Arti Sahabat
13/09/2009 | Administrator
article thumbnail

TIDAK semua bentuk persahabatan menunjukkan sisi positif dan membahagiakan, kemudian berakhir menyenangkan. Persahabatan juga mengandung sisi negatif dan menyediahkan, dan ada kalanya berakhir deng [ ... ]


Pesan Singkat


ShoutMix chat widget

Riwayat Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini24
mod_vvisit_counterKemarin36
mod_vvisit_counterPekan ini24
mod_vvisit_counterPekan lalu292
mod_vvisit_counterBulan ini142
mod_vvisit_counterBulan lalu1311
mod_vvisit_counterTotal4524

We have: 2 guests online
Your IP: 38.107.191.104
 , 
Today: Sep 04, 2010
Kumandangkan Arti Sahabat PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sunday, 13 September 2009 00:00

TIDAK semua bentuk persahabatan menunjukkan sisi positif dan membahagiakan, kemudian berakhir menyenangkan. Persahabatan juga mengandung sisi negatif dan menyediahkan, dan ada kalanya berakhir dengan tragis dan permusuhan.
Untuk itu pula barangkali ustadz Masagus A Fauzan menulis dan meluncurkan buku berjudul Ketika Persahabatan Tak Lagi Bersahabat, terbitan YKM (Yayasan Kiai Marogan) Press dan SDQI (Sekolah Daarul Quran Internasional) Press.
“Buku religius setebal 180 halaman ini diluncurkan awal Maret 2009 di SDQI, tempat saya mengajar. Sekolah ini di bawah pimpinan Ustadz Yusuf Mansur di Tangerang,” ungkap Masagus A Fauzan.
Menurut Yayan--begitu ustadz Masagus A Fauzan Alhafiz disapa--kelahiran Palembang 20 Agustus 1981, ini merupakan buku keempat yang dikarangnya.

Sebelumnya buku berjudul Kiat Jitu Bersahabat Dengan Alquran, lalu The True Friends of Alquran, dan buku editan Peninggalan Kiai Marogan dalam Menunjang Visit Musi.

“Buku ini ditulis Yayan untuk umum dan sudah didistribusikan ke sekolah-sekolah di Jakarta. Di Palembang baru di SMA Tridarma, SMA 14, SMA 16, Unsri. Kita harapkan tersebar semua di Palembang. Tak lama lagi juga Yayan juga mengeluarkan buku Metode Tahfiz Alquran. Mudah-mudahan ini bisa banyak peminat yang baca (meledak) karena belum ada yang memakai di sekolah Ponpes,” tambah kakak sulungnya, Masagus A Fauzi SPd MM yang juga Ketua YKM.
Dijelaskan Yayan, buku Ketika Persahabatan Tak Lagi Bersahabat ini berusaha menunjukkan bagaimana mencari, membina dan membentuk persahabatan yang sejati dengan “orang” yang tepat.
Menurutnya, hanya sahabat sejati yang biasanya jarang hadir dalam keadaan suka, tetapi justru hadir membela ketika dalam duka. Sahabat sejati adalah sahabat yang terikat oleh nilai-nilai kebajikan ikhlas dan ibadah.
“Ketika kita sudah matipun sahabat sejati tetap menjaga nama baik kita, mendoakan kita. Dialah sahabat sehidup semati, sahabat di dunia dan di akhirat. Seringkali ada anggapan bahwa sahabat sejati sanggup mengungkapkan perasaan-perasaan yang terdalam yang mungkin tidak dapat diungkapkan. Kecuali dalam keadaan yang sangat sulit, ketika mereka datang untuk menolong,” papar keenam dari tujuh bersaudara buah kasih Masagus Amancik Ujang dan Masayu Farida.
Dibandingkan dengan hubungan pribadi, persahabatan dianggap lebih dekat daripada sekadar kenalan, meskipun dalam persahabatan atau hubungan kenalan terdapat tingkat keintiman yang berbeda-beda.
“Buku ini mengupas tuntas problematika persahabatan yang kerap kali kita alami dengan terapi dan solusi berdasarkan nilai-nilai Alquran,” ujar alumni Ponpes Raudhatul Ulum Sakatiga, Ogan Ilir dan Aliyah di Ponpes Darul Rahman Kebayoran Baru Jakarta

 

Poling

Bagaimana Menurut Anda Tampilan Website ini